Chain Smoker

Aku memang perokok berat. Hampir nggak pernah ganti merek. Selalu Gudang Garam Filter International. Sudah coba macam-macam, tapi tetap tak terganti. Dalam sebuah topik yang membahas rokok, aku lantas menceritakan sejarah merokokku seperti ini:

1987: Ben
toel (1st try)
1988 – 1989: Gudang Garam Merah (Sesekali)
1989 – 1993: Gudang Garam Filter International
1993: Sampoerna A-Mild (Dapat beberapa slof waktu ngisi JakJazz ’93)
1993 – at the moment: Gudang Garam Filter International
Bentoel mah gratis, karena dijadikan suvenir resepsi.
Dan harga Gudang Garam Filter saat itu kalo nggak salah sekitar 450 perak sebungkus, cmiiw.

Dan temanku banyak yang sebal, karena waktu mereka bertanya kenapa aku nggak memilih A-Mild atau rokok putih, aku cuma bilang, Rokok putih atau lainnya yang ditambahi embel-embel “Mild” itu cuma bikin kotor gigi dan tenggorokan gatal aja. Nggak ada rasanya. Lagian aneh. Merokok koq Ciken.”

Membaca tret yang membahas masalah rokok tadi, mengingatkanku pada sebuah quotes dari Winston Churchill, di sebuah kertas kecil yang diselipkan dalam sebuah bungkus rokok keluaran eropa, tertulis dalam bahasa jerman.

Ein leidenschaftlicher Raucher, der immer von der Gefahr des Rauchens für die Gesundheit liest, hört in den meisten Fällen auf zu lesen.”
~Winston Churchill

Jika diterjemahkan kurang lebih begini artinya:
Seorang perokok sejati, yang sering membaca akan bahayanya merokok bagi kesehatan, biasanya akan berhenti membaca.”

~ by Mahén on February 8, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: